MINI SOCCER 2026 PIALA KAPOLDA PAPUA TENGAH, SMPKAP FC MELAJU HINGGA BABAK 8 BESAR
NABIRE – SMP Kristen Anak Panah Nabire (SMPKAP) turut ambil bagian dalam Turnamen Mini Soccer 2026 Piala Kapolda Papua Tengah yang diikuti oleh 32 SMP di Kabupaten Nabire. Turnamen ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola POLAIR, Samabusa, Nabire. Dalam kompetisi tersebut, SMP Kristen Anak Panah tergabung di Grup D bersama SMP Pengharapan, SMP Sutasoma, dan SMP YPPK Santo Antonius. Pada babak penyisihan, SMPKAP FC tampil impresif dengan meraih kemenangan 6–0 atas SMP Pengharapan, bermain imbang 2–2 melawan SMP YPPK Santo Antonius, serta menang telak 5–0 atas SMP Sutasoma. Hasil tersebut mengantarkan SMPKAP FC menjadi Juara Grup D dan melaju ke babak 16 besar.

Perjalanan SMPKAP FC berlanjut ke babak 16 besar dengan menghadapi runner-up Grup C, SMP Negeri 4 Wanggar. Dalam pertandingan tersebut, skuad SMPKAP FC berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3–0 dan memastikan tiket ke babak delapan besar. Namun, perjuangan tim harus berakhir setelah menghadapi SMP Negeri 5 Nabire. Pertandingan berlangsung sengit hingga adu penalti, yang berakhir dengan skor 4–2 untuk kemenangan SMP Negeri 5 Nabire. Meski langkahnya terhenti di babak delapan besar, pencapaian SMPKAP FC patut diapresiasi karena berhasil menunjukkan semangat juang, kerja sama tim, dan sportivitas sepanjang turnamen. Tim yang dilatih oleh Coach Yohanes Palar, SE., Gr ini diperkuat oleh 14 pemain, yaitu Rosmi Kundao (7 Courageous), Dennys Kristen Tumadang dan Erwin Yosadak Niel Sani (8 Amazing), Christian Farel Kogoya (8 Delightfull), Agus Gobai, Beto Oliver Simbiak, Jhon Aweida Gobai, Alfa Leonard Mori, dan Messi Guntur Kafiar (9 Empowered), Yoasap Messi Yoweni (9 Dependable), Soni Gilbert Nick Udam (9 Compassionate), Andi Kelvin Mirip dan Obaja Melkisedek Degei (8 Confidence), serta Abednego Christian King Kegiye (8 Brave).


Pelatih Kepala SMPKAP FC, Coach Yohanes Palar, SE., Gr, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh warga sekolah atas doa dan dukungan yang diberikan selama turnamen berlangsung. “Saya mewakili Tim Mini Soccer SMP Kristen Anak Panah Nabire yang bertanding di Turnamen Kapolda Cup 1 Papua Tengah mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua warga sekolah. Bapak/Ibu tidak hanya mengajar anak-anak di kelas, tetapi juga mendoakan mereka, bahkan datang langsung ke lapangan, panas-panasan, untuk menyaksikan permainan anak-anak. Sorak-sorai dan tepuk tangan Bapak/Ibu di pinggir lapangan adalah energi besar bagi anak-anak yang bertanding. Di babak delapan besar tim kita harus berhenti. Sebagai pelatih dan jajaran tim ofisial, kami sedih, tetapi tetap bangga karena kami tahu anak-anak tidak berjuang sendiri. Ada Bapak/Ibu guru di belakang mereka. Doa dan dukungan Bapak/Ibu guru adalah piala yang sesungguhnya bagi anak-anak. Terima kasih, Bapak/Ibu guru,” pungkasnya.

Kepala SMP Kristen Anak Panah Nabire, Eni Kumalawati, S.Pd., Gr, turut memberikan tanggapan atas perjuangan SMPKAP FC yang berhasil mencapai babak delapan besar. Ia menyampaikan bahwa hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, sebab setiap pengalaman juga menjadi bagian penting dari proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. “Kadang kekalahan yang dialami adalah cara Tuhan membelajarkan anak-anak-Nya dengan memandang Tuhan tetap yang terbaik dalam hidup ini. Terima kasih, Coach, sudah membuat anak-anak sampai di delapan besar,” pungkasnya. Keikutsertaan SMPKAP FC dalam turnamen ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga sportivitas, membangun kebersamaan, serta belajar menerima kemenangan dan kekalahan dengan sikap yang positif. Semangat dan pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMP Kristen Anak Panah Nabire untuk terus bertumbuh, berprestasi, dan menjadi terang melalui setiap talenta yang Tuhan percayakan.
Admin : P.B.S